BEKASI, MIMBARPENYULUH.com — Dalam rangka peningkatan kualitas para khatib dan penyuluh agama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi menyelenggarakan pembinaan khatib di aula KH. Noer Alie kantor pemda Kabupaten Bekasi, Selasa (30/9/2014).
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Abdillah Madjid, bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin berpesan agar khutbah-khutbah Jum'at yang disampaikan oleh para khatib tidak sekedar rutinitas. Bupati berharap agar para khatib mengembangkan materi sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan umat.
Harapan bupati tersebut diaminkan oleh Zainal Abidin. Narasumber pertama yang merupakan Dekan Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung ini menekankan bahwa khutbah semestinya memang harus fungsional. Ia harus mampu menjadi sarana penyadaran dan penggerak umat. Setiap khatib semestinya harus mampu membaca kondisi umum masyarakat dan memformulasikan khutbahnya sebagai jawaban atas berbagai keadaan yang mereka hadapi.
Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN SGD Bandung, Mahmud, sebagai narasumber ke-2 menyampaikan tema pengembangan profesionalisme khatib.
Kegiatan ini diikuti oleh penyuluh agama islam dan para khatib perwakilan dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi.***
About Admin
Abu Rasyidah Judi Muhyiddin, Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi | Pin BB 73ca04f3 | Whatsapp 081315609988 | email salampenyuluh@gmail.com
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Rekrutmen Penyuluh Non PNS 2017
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi akan mengadakan Rekrutmen Penyuluh Agama Non PNS Tahun Anggaran 2017. Informasi selengkapnya klik :
INFO REKRUTMEN PENYULUH AGAMA NON PNS 2017
Atau, hubungi Penyuluh Agama di KUA Kecamatan Setempat.
Link Penyuluh Agama
Halaman Utama
Blog Archive
-
▼
2014
(77)
-
▼
October
(24)
- Dirjen: Bimas Islam Harus Tekankan Fungsi Bimbingan
- Apakah Sekolah Kita Sudah “Beradab”?
- Majelis Ulama Indonesia Luncurkan TV-MUI
- Aktifitas 'Riil', Mendapat 'Income' dengan Internet
- Berpulang ke Rahmatullah Pemegang Kunci Ka’bah Sye...
- Kisah Theresa Corbin, Seorang Feminis yang Masuk I...
- Penyuluh Agama Harus Deteksi Dini Kerawanan Sosial
- SBY Ciptakan Tradisi Baru Peralihan Kekuasaan
- Bila Istrimu Menangis ...
- Menag: Kemenag Harus Transparan
- Sekjen Kemenag: Tukin Sudah Tersedia, Tingkatkan K...
- Penyuluh Agama Harus Pahami Peta Konflik
- Ini Perbedaan Penyelenggaraan Haji Indonesia dan M...
- Menimbang Wacana Pembubaran Kementerian Agama
- Negara Hanya Akui Pernikahan Menurut Hukum Agama
- Menag: LGBT Tidak Dapat Diterima
- MPR Pastikan Seluruh Fraksinya Hadiri Pelantikan J...
- Kenapa Ulama Nusantara Jadi Guru Ulama Arab? Inila...
- Remaja Masjid dan Pembinaannya
- Apakah Mengadzankan Bayi Bid'ah dan Tidak Ada Dasa...
- Pembinaan Khatib Kabupaten Bekasi
- Pelatihan Live Streaming Diperlukan Para Dai
- Pemekaran Wilayah Berimbas pada Jumlah Penyuluh Ag...
- Ditjen Bimas Islam Kampanyekan Kinerja Berbudaya IT
-
▼
October
(24)
Populer Pekan Ini
-
NO DESA NAMA MASJID ALAMAT 1 MEKARWANGI BABUT THAYYIBAH KP. RAWA BANTENG, RT 001 / 02 2 MEKARWANGI NURUL HIDAYAH...
-
Salah satu kunci kesuksesan seseorang dalam memimpin organisasi adalah dukungan dari istri dan anak-anaknya. Orang bijak sering mengatakan,...
-
JAKARTA, MIMBARPENYULUH.com — “Sasaran reformasi birokrasi yang sekarang sedang kita laksanakan bukan hanya untuk pegawai bawah, tetapi se...
-
MIMBARPENYULUH.com — Aaat ini tak jarang orang yang berqurban mengatasnamakan orangtua yang sudah meninggal, sebenarnya bagaimana hukumnya...
-
Alkisah.. sebuah negeri sedang kekeringan. Seluruh sumber air hampir habis. Kecuali satu mata air dari sumur bernama sumur gila. Karena tid...

No comments: