Bila istrimu menangis di hadapanmu, tak peduli apapun sebabnya, peluklah dia, biarpun dia menolak, tetap peluklah dengan erat. Menangis di atas meja selamanya tidak akan pernah terasa lebih nyaman dan damai selain menangis dalam pelukanmu!
Bila istri mengatakan tentang kesalahanmu, tolong jangan selalu mengatakan dia cerewet, itu semua karena ia peduli padamu!
Bila istri sedang kesal dan mengabaikanmu, jangan ikut-ikutan tidak peduli, ini adalah tantangan bagi kalian, saatnya membuang gengsi!
Bila istri tidak mau mendengarkan dan berbalik badan berjalan meninggalkanmu, kejarlah dia. Bila kau sungguh mencintainya, apakah kau tega meninggalkannya sendirian?
Bila istri berkata, “Kamu pergi saja, aku tidak mau mempedulikanmu.” Jangan percaya begitu saja, mungkin itu hanya di bibir saja, sedang hatinya tidaklah demikian. Sebenarnya itu adalah saat di mana dia paling membutuhkanmu!
Bila istri marah, suasana hatinya sedang tidak enak dan tidak mau makan, jangan bertanya mau makan apa, dia pasti berkata tidak mau semua. Belilah makanan kesukaannya, tunggu suasana hatinya membaik dan berikan pada dia. Jangan menggunakan ancaman bahwa kamu juga tidak mau makan!
Hargailah istrimu, tidak perlu berpikir terlalu rumit, apa yang wanita mau selalu sederhana selamanya!
Terkadang, berkompromi bukanlah berarti mengaku kalah, itu adalah suatu sikap memahami!
Memaafkan bukan berarti lemah, melainkan sebuah kepedulian dan menghargai!
Topics: Catatan
About Admin
Abu Rasyidah Judi Muhyiddin, Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi | Pin BB 73ca04f3 | Whatsapp 081315609988 | email salampenyuluh@gmail.com
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Rekrutmen Penyuluh Non PNS 2017
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi akan mengadakan Rekrutmen Penyuluh Agama Non PNS Tahun Anggaran 2017. Informasi selengkapnya klik :
INFO REKRUTMEN PENYULUH AGAMA NON PNS 2017
Atau, hubungi Penyuluh Agama di KUA Kecamatan Setempat.
Link Penyuluh Agama
Halaman Utama
Blog Archive
-
▼
2014
(77)
-
▼
October
(24)
- Dirjen: Bimas Islam Harus Tekankan Fungsi Bimbingan
- Apakah Sekolah Kita Sudah “Beradab”?
- Majelis Ulama Indonesia Luncurkan TV-MUI
- Aktifitas 'Riil', Mendapat 'Income' dengan Internet
- Berpulang ke Rahmatullah Pemegang Kunci Ka’bah Sye...
- Kisah Theresa Corbin, Seorang Feminis yang Masuk I...
- Penyuluh Agama Harus Deteksi Dini Kerawanan Sosial
- SBY Ciptakan Tradisi Baru Peralihan Kekuasaan
- Bila Istrimu Menangis ...
- Menag: Kemenag Harus Transparan
- Sekjen Kemenag: Tukin Sudah Tersedia, Tingkatkan K...
- Penyuluh Agama Harus Pahami Peta Konflik
- Ini Perbedaan Penyelenggaraan Haji Indonesia dan M...
- Menimbang Wacana Pembubaran Kementerian Agama
- Negara Hanya Akui Pernikahan Menurut Hukum Agama
- Menag: LGBT Tidak Dapat Diterima
- MPR Pastikan Seluruh Fraksinya Hadiri Pelantikan J...
- Kenapa Ulama Nusantara Jadi Guru Ulama Arab? Inila...
- Remaja Masjid dan Pembinaannya
- Apakah Mengadzankan Bayi Bid'ah dan Tidak Ada Dasa...
- Pembinaan Khatib Kabupaten Bekasi
- Pelatihan Live Streaming Diperlukan Para Dai
- Pemekaran Wilayah Berimbas pada Jumlah Penyuluh Ag...
- Ditjen Bimas Islam Kampanyekan Kinerja Berbudaya IT
-
▼
October
(24)
Populer Pekan Ini
-
NO DESA NAMA MASJID ALAMAT 1 MEKARWANGI BABUT THAYYIBAH KP. RAWA BANTENG, RT 001 / 02 2 MEKARWANGI NURUL HIDAYAH...
-
Salah satu kunci kesuksesan seseorang dalam memimpin organisasi adalah dukungan dari istri dan anak-anaknya. Orang bijak sering mengatakan,...
-
JAKARTA, MIMBARPENYULUH.com — “Sasaran reformasi birokrasi yang sekarang sedang kita laksanakan bukan hanya untuk pegawai bawah, tetapi se...
-
MIMBARPENYULUH.com — Aaat ini tak jarang orang yang berqurban mengatasnamakan orangtua yang sudah meninggal, sebenarnya bagaimana hukumnya...
-
Alkisah.. sebuah negeri sedang kekeringan. Seluruh sumber air hampir habis. Kecuali satu mata air dari sumur bernama sumur gila. Karena tid...

No comments: